Industry Vs Academia #8 Working at Australia

Hi readers!

Masih stay tune di blog yang penuh dengan sarang laba-laba karena si penulis jarang update? kalau iya makasih banget. Mungkin beberapa pembaca sudah tau kalau saya mempunyai podcast channel, baik itu di spotify ataupun di google podcast.

Podcast ini saya buat dengan mengusung beberapa tema, yaitu :

  1. Industry vs Academia
  2. Sambatysme Phd
  3. Biomedical engineering.

Baru-baru ini saya mewawancarai sepupu saya yang merupakan seorang native Australia perihal bagaimana cara mendapatkan pekerjaan di Australia. Silahkan di simak melalui link berikut ini :

Catatan pengangguran #8 Menunggu

Di postingan sebelumnya saya telah menyebutkan bahwa saya baru saja membeli keyboard bluetooth. Hal ini dikarenakan laptop saya rusak, dan laptop yang ingin saya beli berkisar 25 juta rupiah. Untuk itulah sementara waktu saya menggantungkan diri pada tablet, warnet atau minjam laptop nya Sho.

Saya juga baru-baru ini pindah rumah ke lokasi antah barantah. dimana kereta lewathanya 30 menit sekali. Jadilah saya harus nyangkut di kereta setiap harinya sekitar 30 menit untuk menunggu datangnya kereta. Rekor lainnya, untuk sekedar berangkat ke Hakozaki, saya harus menunggu selama 50 menit.

Lalu apa yang saya lakukan selama menunggu? Ya baca artikel riset, bikin slide, ngetik mikir atau banana mode. Beginilah penampakan saya:

20200523_133940

catatan pengangguran#7 Job hunting

Jadi seperti yang kalian ketahui bahwa guw itu udah wisuda. Terus gimana ceritanya gw bisa tinggal lebih lama di Jepang? karena gw udah megang visa designated activities. Ini dia bentukannya :

download_20200521_184106

[regarding visa]
Currently I got similiar questions about “what kind of Visa that we can apply after graduate.”
I am surprised there are many international students who doesn’t know about this visa. Well, if u wanna work in Japan,  you’d better to stay in Japan, not go back directly to your country.  Then 3 months before ur graduation u should submit some documents to university that u would like to extend your duration to stay in Japan.
Those documents that u should submit to your university are:
1. Your sensei recommendation (that recommend u to stay longer)
2. Your economic status. Can u feed ur self during ur staying In Japan.
3. Proof of your job hunting activities.
After that u will get recommendation from your university to immigration office.
Remember,  all those things should be prepared 3 months before graduation.
And you should remember, this visa only can be applied by a students who graduate with thesis. And what’s the benefits of this visa?
1. You will not be kicked from Japan
2. You can do job hunting activities freely.
3. You can do part time job up to 28/ weeks.

Remember u cant do job hunting activities with student visa if you already graduated (even your visa has not expired yet). That’s illegal.
For u who already go back to your country,  without knowing about this visa but have a dream to work in Japan,  it’s okay.  Maybe that’s ur faith. Ganbatte!

 

 

nah gimana kelanjutannya sama kisah job hunting gw?

Pada akhirnya gw mwmutuskan untuk fokus karir di Jepang, jadi aplikasi diluar Jepang gw batalkan. Taoi ada hal bego yang gw lakuin baru baru in. Apa itu? gw pencect tombol decine pada saat step akhir di ujian masuk suatu perusahaan.

 

Catatan pengangguran #6 anak warnet

Seperti yang sudah diceritakan pada eisode sebelum-sebelumnya, bahwa laptop saya rusak semua. Maka untuk membuat proposal, wawancara atau bikin artikel, yang saya lakukan adalah meminjam laptop Sho chan atau pergi ke warnet.

Berhubung rumah saya cukup dekat dengan warnet daripada minjam ke Sho chan, akhir-akhir ini saya semakin intens berhubungan dengan warnet.

warnet atau net cafe di Jepang sangat canggih dan punya banyak fitur. Mulai dari komputer dan alat ngenetbiasa, hingga biliard  serta berbagai minuman plus eskrim yang bisa di makan dan diminum sepuasnya.

Cuma, ya seperti yang kalian ketahui, kalau terus-terusan ke warne, maka perekonomian saya akan semakin terguncang. lalu hari ini tiba-tiba saya mendapat ilham untuk membeli keyboard bluetooth yang bisa di integrasikan ke tablet dan smartphone saya. Oleh karena itu juga saya akhirnya meng-update kisah saya di blog ini.

download_20200521_183353

jadi, akhirnya gw beli juga nih keyboard. Harganya sekitar 2000 yen. Lumayan dari pada ke waret, 3 jam hampir 1000 yen.

 

download_20200521_180255